Apakah saat ini kita masih mengingat perang
salib?
Ya, perang salib merupakan perang
jaman dulu antara agama Yahudi dan Nasrani dengan agama Islam dalam
memperebutkan kekuasaan. Perang yang menewaskan banyak orang dari ketiga agama
tersebut. Ketika itu tingginya perasaan kebencian antara agama Yahudi,Nasrani
dan Islam. Hingga sekarang pun masih banyak nya perang antar agama bukan hanya
antara Kristen dan Islam saja tetapi semua agama masih memiliki rasa kebencian
satu sama lain. Menurut saya, kebencian yang diutarakan oleh masing-masing
agama itu merupakan salah satu bentuk dari keegoisan merasa memiliki agama yang
paling kuat, paling baik dan paling benar. Sebenarnya semua agama itu benar dan
baik, namun cara kita mengungkapkan doa kepada Tuhan saja yang berbeda. Sehingga
tidak sepantasnya untuk kita saling membenci antar sesama khususnya dalam hal
agama.
Walaupun sakit, para suster tetap
melakukan aktivitas mereka seperti biasa seperti doa pagi lalu olahraga setelah
olahraga mereka melakukan doa Rosario lalu makan snack setelah itu mereka dapat
istirahat dengan tidur atau melakukan hal lain yang mereka inginkan setelah
istirahat mereka makan siang lalu doa siang setelah doa siang bersama mereka
diperbolehkan istirahat kembali lalu makan malam setelah makan malam mereka doa
malam bersama lalu istirahat untuk tidur malam,begitulah seterusnya kegiatan
yang mereka jalani setiap hari.
Dalam melakukan hal kebaikan ini,saya
dan teman-teman saya kami memberikan beberapa bunga mawar dan beberapa buah
segar. Suster yang berada dibiara tersebut sangat suka dengan bunga serta
mereka senang jika ada orang yang mendatangi mereka walaupun hanya sebentar.
Walaupun kami hanya dapat memberikan bunga serta buah segar itupun saya juga
ikut bahagia karena melihat para suster bahagia,walaupun sakit yang
merekaderita, mereka tetap dapat menunjukkan senyum ceria mereka kepada setiap
orang, bukan hanya kepada yang mereka kenal namun juga kepada orang yang baru
saja mereka kenal seperti saya dan teman-teman saya.
Diantara adanya
perang antar agama yang disebabkan karena kebencian dan keegoisan, saya dan teman-teman
saya masih bisa mewujudkan jalinan kasih antar perbedaan agama. Seperti yang
telah saya katakan, bahwa teman saya yang berbeda agama dari saya tetap mau dan
tidak keberatan untuk sekedar mengunjungi biara susteran tersebut yang berlatar
belakang agama Katolik. Jadi saya ingin menyarankan kepada kita semua, untuk
tetap menjalin adanya kasih diantara banyaknya rasa benci yang lakukan oleh
pihak-pihak orang yang egois dengan agamanya masing-masing.
So,just have a feeling about love in a difference between
a war of hatred!




